PPKM Mikro di Jakarta Diperpanjang Sampai 8 Maret

0
Ilustrasi PPKM. (Photo: Antara)

Jakarta – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan pihaknya telah memperpanjang penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro hingga 8 Maret mendatang. Diketahui pelaksanaan PPKM Mikro di ibu kota berakhir pada hari ini.

“Alhamdulilah, PPKM mikro sudah kita perpanjang sampai dengan tanggal 8 Maret,” kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (22/2) malam.

Politikus Partai Gerindra ini mengatakan sejumlah aturan dalam PPKM Mikro hingga dua pekan mendatang ini masih sama dengan aturan PPKM Mikro sebelumnya.

“Kapasitas sama seperti dua minggu yang lalu, jam operasional sama, semua sama tidak berubah. Mudah-mudahan dua minggu ke depan kita dapat mengurangi penyebaran Covid-19 di Jakarta,” ucap dia.

Perpanjangan PPKM Mikro di DKI ini seiring dengan kebijakan Pemerintah Pusat. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto sebelumnya memutuskan perpanjangan PPKM Mikro di Pulau Jawa-Bali pada 23 Februari-8 Maret 2021.

Menurutnya, belum seluruh daerah memetakan zonasi risiko untuk indikator PPKM Mikro. Selain itu, terdapat perbedaan dasar penetapan zonasi PPKM Mikro, di antaranya menggunakan tingkat desa/kelurahan.

“PPKM ini diputuskan untuk dua minggu ke depan yaitu 23 Februari sampai dengan 8 Maret 2021,” kata Airlangga dalam jumpa pers virtual, Sabtu (20/2).

PPKM Mikro merupakan kebijakan lanjutan untuk membatasi mobilitas masyarakat di tengah pandemi guna menekan laju penularan virus corona. PPKM Mikro diberlakukan di sejumlah daerah dengan tingkat risiko tinggi di Jawa-Bali.

Namun, pemerintah memilih untuk tidak memberlakukan PPKM serentak di seluruh kabupaten/kota di tujuh provinsi Jawa-Bali. Ada empat parameter yang menjadi pertimbangan pemerintah dalam memilih daerah yang wajib melaksanakan PPKM.

Pertama, daerah tersebut memiliki tingkat kematian di atas rata-rata tingkat kematian nasional. Kedua, tingkat kesembuhan berada di bawah rata-rata tingkat kesembuhan nasional. Ketiga, tingkat kasus aktif di atas rata-rata tingkat kasus aktif nasional. Terakhir, keempat, tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit melebihi angka 70 persen.

Sumber: CNNIndonesia