Bos Cafe dan Rumah Makan Deklarasi PRMB, Sumantri Endang Jadi Ketua

0
291
Pemilik rumah makan dan cafe di Batam deklarasi PRMB. (Photo: Taufik/WartaSiber)

Batam – Sebanyak 30 pemilik rumah makan dan cafe di Kota Batam mendeklarasikan pembentukan Perhimpunan Rumah Makan Batam yang disingkat PRMB, Minggu (31/1).

Dalam deklarasi yang berlangsung di Jo & Jane Kepri Mall itu, Sumantri Endang terpilih sebagai ketua. Sebagian besar peserta yang hadir sepakat memilih mantan manajer resort ternama di Batam itu.

Sumantri Endang menyebut rencana pembentukan PRMB ini berawal dari kelas pelatihan Clean Safety Healthy and Environment (CSHE) dua bulan lalu yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Batam.

“Rapat ini disepakati sejumlah pemilik rumah makan dan cafe dengan latar belakang keperluan,” kata dia.

Sumantri Endang mengatakan PRMB merupakan salah satu wadah industri pariwisata yang siap memberikan pembinaan dan pengembangan pelaku usaha jasa makanan dan minuman di Kota Batam.

PRMB juga merupakan mitra pemerintah dalam pembangunan. Pihaknya akan turut serta malaksanakan pembangunan nasional pada umumnya, termasuk pembangunan pariwisata, serta industri usaha makan dan minum pada khususnya.

“Sehingga mampu berperan serta, baik skala daerah dan tidak melepas kemungkinan berperan di tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.

Perhimpunan ini, lanjut dia, juga akan turut serta mengembangkan potensi industri pariwisata jasa makanan dan minuman daerah, membantu dan membina para anggota, memberikan perlindungan, menerima masukan, memberi bimbingan dan konsultasi, serta pendidikan hingga pelatihan untuk meningkatkan mutu anggota.

“Kemudian berperan aktif dalam kegiatan promosi di daerah, bila memungkinkan bahkan sampai ke tingkat nasional dan luar negeri,” ucapnya.

Kedepan pihaknya akan melakukan koordinasi dan kerja sama dengan berbagai asosiasi profesi jasa pariwisata makan dan minum, serta memajukan dan mengembangkan industri kepariwisataan makan dan minum yang seluas-luasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Kenudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, mengapresiasi dan menyambut baik terbentuknya PRMB ini.

Perhimpunan ini kata dia adalah insiatif yang sangat menginspirasi, terutama dalam andil di bidang pariwisata dan budaya, makanan hingga minuman di Kota Batam.

“Semoga akan berkontribusi banyak hal yang positif demi kemajuan potensi industri pariwisata jasa makanan dan minuman di Batam,” kata Ardi, sapaan karib Ardiwinata.

Sebagai informasi, PRMB ini terbuka untuk semua pelaku usaha rumah makan dan cafe di Kota Batam. Saat ini sudah ada 29 rumah makan dan cafe yang mendaftar. Berikut nama-namanya:

1. Bakso PSG;
2. Angin Mamiri;
3. Kabita;
4. Shabilla Bekakak;
5. Kampung Piayu Seafood;
6. Teh Tarik Blp/Melawa Batam;
7. SI EGGCELLENT;
8. Rehat Cofee;
9. Bandar Batam Seafood;
10. Alfarizy Canteen;
11. D’Camp Warung Santuy;
12. D’jadoel Cafe;
13. Kawan Ngobrol F&B;
14. Cipacipud;
15. Lontong Medan Pangeran;
16. W-Coffee Shop & CofeeChill;
17. Ayam Bakar Taliwang SP;
18. Jambu Marina;
19. Soto Kudus Moria;
20. Warung Mamak Judes;
21. Nasi Uduk Sultan;
22. Aries Toteles;
23. Hani Warteg MJ;
24. Hidea Coffee Shop;
25. Gerai Selera Rasa;
26. Masakan Ochan;
27. Kangen Dimsum;
28. Double N; dan
29. Rizfood kitchen. (fik)