Tukang Gasak Gerinda dan Mesin Bor Senilai Rp5 Juta di Sekolahan

0
114

Karimun – Seorang pria yang saban hari mengaku bekerja sebagai tukang, mencuri gerinda dan mesin bor di SMAN 5 Tebing, Karimun, Kepri.

Tukang berinisial H (39) itu beraksi pada Rabu, 4 November 2020 lalu. Ia memperdaya staf dan karyawan sekolah dengan mengaku dari dinas pendidikan.

Polisi kemudian berhasil menangkapnya. Penangkapan terhadap H ini disebut polisi berkat adanya laporan dari korban.

“Kasus ini terungkap berkat laporan korban,” kata Kapolres Karimun, AKBP Muhammad Adenan saat ungkap kasus di Mapolres Karimun, Jumat (27/11).

Didampingi Kasat Reskrim AKP Herie Pramono, Adenan menyebut tersangka H ini merupakan residivis tindak pidana pencurian dengan kasus yang sama.

Dalam kasus ini, tersangka kata dia beraksi dengan modus masuk ke gudang sekolah yang berada di lantai dua saat seluruh staf dan karyawan lengah.

“Dia membuka paksa pintu ruangan menggunakan alat sehingga leluasa menggasak barang-barang yang ada,” jelas Adenan.

H beraksi seorang diri. Dia datang menggunakan sepeda motor milik seorang wanita yang akan dinikahinya. Empat unit gerinda dan satu mesin bor berhasil dibawanya.

“Kerugian dari aksi pencurian ini ditaksir mencapai Rp5 juta,” ungkapnya.

Kini, tersangka telah mengakui seluruh perbuatannya. Dia sebelumnya juga pernah melakukan hal yang sama, alat-alat yang dicuri diakuinya untuk dipakai sendiri.

“Sehari-hari pekerjaan saya tukang, jadi perlu alat untuk bekerja, tidak untuk dijual,” kata H.

Atas perbuatannya itu, H dijerat polisi dengan pasal 362 kitab KUHPidana dengan ancaman hukuman paling lama lima tahun penjara. (ziz)