Tak Kapok Dibui 9 Tahun, Pria Ini Kembali Cabuli Anak di Bawah Umur

0
138
AS pelaku cabul terhadap anak di bawah umur di Batam. (Photo: istimewa)

Batam – AS residivis kasus cabul di Batam kembali berulah. Ia dicokok polisi karena diduga telah mencabuli anak di bawah umur.

Perbuatan bejat AS diketahui polisi setelah mendapat laporan seorang anak meninggalkan rumah tanpa sepengetahuan keluarganya.

“Berawal dari laporan anak pergi meninggalkan rumah di Polsek Batam Kota pada 13 Oktober 2020,” kata Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Andri Kurniawan, Sabtu (7/11).

Kemudian, Andri melanjutkan, pada 20 Oktober 2020 sekira pukul 18.00 WIB, orang tua korban mendapati informasi anaknya berada di rumah BS dan menjemputnya.

Setibanya di rumah, kepada orang tuanya, korban menceritakan telah dipaksa melakukan hubungan suami istri sebanyak 4 kali oleh AS.

“Korban diancam apabila menolak akan dipukuli,” kata Andri.

Mengetahui anaknya jadi korban pencabulan, orang tua korban langsung membawa anaknya ke rumah sakit Elisabeth untuk dilakukan pemeriksaan medis.

Kapolresta Barelang Polda Kepri, AKBP Yos Guntur membenarkan telah terjadi tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur yang dilakukan AS.

AS kata Yos sebelumnya sudah pernah melakukan perbuatan serupa pada tahun 2013 yang lalu. Saat itu ia divonis 9 tahun hukuman penjara.

“Saat ini pelaku sudah diamankan oleh unit Opsnal dan unit PPA Satreskrim Polresta Barelang untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Yos.

Atas perbuatannya, AS dijerat dengan pasal 82 UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.

Ia terancam dibui paling lama 15 tahun, atau paling singkat 3 tahun dengan denda paling banyak Rp300 juta, dan paling sedikit Rp60 juta. (fik)