Selamat Hari Batik Nasional! Ini Cara Membedakan Batik Tulis dan Batik Cetak

0
201

WARTASIBER.COM, Hari Batik Nasional di peringati setiap tanggal 2 Oktober. Selain menggunakan ukiran tangan, ada beberapa perajin batik yang mencoba inovasi baru dengan membuat batik secara cetak (printing) dengan bantuan teknologi.

Hal itu kemudian membuat harga batik cetak tersebut lebih murah di pasar daripada yang dibuat secara langsung dengan metode tulis, cap, maupun kombinasi keduanya.

Lalu, bagaimana cara membedakan keduanya?

“Cara termudahnya adalah harus diingat bahwa batik tulis selamanya tidak ada (model) yang sama. Kalau cap, ada yang sama dan berulang dan biasanya tembus ke belakang,” ungkap Ketua Galeri Batik YBI Periode 2010-2019 dan aktivis Yayasan Batik Indonesia, Dr. Tumbu Ramelan.

“Tapi memang, saat ini cukup susah (untuk membedakannya) karena batik print sekarang sudah bisa di-print bolak balik, sehingga kita akan mudah terkecoh karena hasilnya rapi. Harus dipelajari, teliti, dan dipegang langsung,” ujar Tumbu.

Sedangkan Ketua Asosiasi Pengusaha dan Perajin Batik Indonesia, Dr. H. Komarudin Kudiya, mengatakan bahwa pengertian dan ciri-ciri batik sudah tertera di SNI 0239:2014.

Dari pengertian yang tercantum, batik merupakan kerajinan tangan sebagai hasil pewarnaan secara perintangan menggunakan malam (lilin batik) panas sebagai perintang warna dengan alat utama pelekat lilin batik berupa canting tulis dan atau canting cap untuk membentuk motif tertentu yang memiliki makna.

Sementara, menurut SNI 8184:2015, tiruan batik dan paduan tiruan batik dengan batik adalah produk manual, semi masinal dan/atau masinal yang dibuat menggunakan alat utama screenrakel dan atau alat lain untuk melekatkan pewarna, bahan kimia cabut warna, dan atau malam dingin serta paduannya untuk membentuk motif.

 

Dilansir melalui: gaya.tempo.co