Analisa Warganet Terkait Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber, Pelaku Bukan Orang Gila

0
225

WARTASIBER.COM, Video penusukan Syekh Ali Jaber yang beredar di internet menghebohkan sosial media. Bermula dari Syekh Ali Jaber tengah mengisi acara dakwah di Masjid Fallahudin, Bandar Lampung.

Pada kesempatan itu Ia memanggil seorang anak naik ke atas panggung, untuk tes bacaannya. Begitu selesai, Ia memanggil ibu dari anak itu untuk berfoto buat kenang-kenangan. Ternyata Ibu dari anak itu Hpnya Full, sehingga tidak bisa digunakan untuk berfoto.

“Hp ibu itu full, tidak bisa untuk berfoto, saya pun meminta kepada jamaah untuk meminjamkan hp mereka untuk berfoto. Ketika sya fokus ke ke kiri untuk melihat jamaah mana yang akan naik ke panggung akan bawa hp. Tiba-tiba ada orang lari keatas panggung dan langsung menusuk ke lengan saya”, kata Syekh Ali Jaber.

Pelaku kemudian ditangkap ramai-ramai oleh jamaah yang ikut dalam kegiatan tersebut, namun berhasil dicegah oleh Syekh Ali Jaber.

Menurut orang tua pelaku sebagaimana di beritakan beberapa media nasional, pelaku terkena gangguan kejiwaan. Namun dari kepolisian tidak bisa menerima pengakuan ini begitu saja. Hal tersebut disampaikan oleh Kapolda Lampung Irjen Pol Purwadi Arianto, di Mapolresta Bandarlampung, pada Minggu (13/9/20).

Hal tersebut tentunya mendapatkan respon dari netizen Indonesia di media sosial. Sejumlah fakta di bongkar warganet mengenai kepribadian pelaku tersebut.

Foto-foto pelaku yang disebar warganet di medsos yang tengah asik menyantap bakso dan ada pula foto pelaku yang tengah selfie dan main laptop. Hal tersebut dianalisa oleh para warganet dan menyimpulkan bahwa pelaku bukanlah orang yang terkena gangguan jiwa.

Berikut analisa yang dilakukan oleh Warganet:

Pertama: Pelaku membawa pisau dan targetnya Syekh Jaber.

Kedua: Ada rasa takut saat diintrogasi.

Ketiga: Ayah pelaku mengatakan bahwa pelaku sudah mengalami gangguan kejiwaan selama 4 tahun, padahal di tahun 2018 masih posting pakai laptop dengan pakaian rapi.

 

Dilansir melalui: infopena.com