YouTube Hapus 11 Juta Video, Indonesia Nomor 4 Terbanyak

0
167

JAKARTA – YouTube menghapus setidaknya 11,4 juta video selama tiga bulan terakhir atau selama periode April hingga Juni. Sebagian besar dilakukan secara otomatis menggunakan ‘robot’.

Perusahaan milik Google itu memutuskan untuk sangat mengurangi kapasitas peninjauan secara manual apakah video itu melanggar kebijakan.

Sehingga mereka memutuskan untuk “menerapkan berlebih” dengan menggunakan sistem otomatis, yang berujung pada ebih dari dua kali lipat video yang dihapus YouTube dalam periode Januari hingga Maret.

“Keputusan untuk menerapkan secara berlebihan di bidang kebijakan ini – karena sangat berhati-hati – menyebabkan peningkatan lebih dari 3 kali lipat dalam penghapusan konten yang diduga sistem kami terkait dengan ekstremisme kekerasan atau berpotensi membahayakan anak-anak,” jelas YouTube, seperti dikutip Uzone.id dari Cnet, Jumat (28/8).

“Ini termasuk tantangan, soal konten yang diposting mungkin membahayakan anak di bawah umur,” tambahnya.

Biasanya, YouTube mengandalkan otomatisasi untuk menandai video yang kemudian dinilai oleh pengguna mereka.

Karena saat ini hanya mengandalkan otomatisasi, proses banding tersebut memastikan bahwa proses banding memiliki lebih banyak staf sehingga banding dapat ditinjau dengan cepat.

Kurang dari 3 persen penghapusan video menghasilkan pengajuan banding, tetapi YouTube mendapatkan dua kali lipat rasio pemulihan seperti pada kuartal terakhir.

Dari video yang dihapus, 3,8 juta dihapus karena alasan keamanan anak, 3,2 juta untuk spam atau scam, 1,7 juta untuk ketelanjangan atau konten seksual, 1,2 juta untuk kekerasan dan 900.000 untuk promosi kekerasan.

Indonesia Nomor Empat

Sementara itu, negara dengan video dihapus paling banyak adalah Amerika Serikat dengan 2 juta video, diikuti India dengan 1,4 juta video, dan Brazil sebanyak 981.181 video.

Lalu di urutan keempat ada Indonesia yang 684.199 video yang dihapus, sementara kelima adalah Rusia dengan 406.764 video terhapus.

Sumber: Uzone.id