3 Penyebab Nyamuk Sering Terbang di Sekitar Telinga, Ternyata Terpikat Hawa Panas dari Tubuh

0
277

WARTASIBER.COM : Ada beragam alasan mengapa nyamuk suka terbang berkeliaran di atas telingga kita, satu di antaranya adalah nyamuk menyukai kelembapan dan bau manusia.

Tidak hanya ada di rumah, namuk paling banyak ada di sekitar lingkungan yang lembab.

Bahkan ketika kita sedang traveling ke gunung atau hutan, pastinya kalian perlu lotion anti nyamuk untuk menghindari gigitan nyamuk yang ganas di alam terbuka.

Namun, meskipun sudah memakai lotion anti nyamuk, nyamuk tetap datang dan membuat bising di sekitar area telinga kita.

Tidak hanya gigitannya yang membuat jengkel terkadang suara nyamuk juga membuat risih dengan dengungannya.

Pasti kamu bertanya-tanya kenapa nyamuk suka terbang di sekitar telingga kita.

Ternyata bukan tanpa sebab, nyamuk ternyata tertarik dengan beberapa hal mengenai telinga kita, loh.

 

1. Nyamuk Suka Bau Manusia

Nyamuk ternyata sering terpikat dengan kelembapan dan bau keringat yang dikeluarkan manusia.

Nyamuk juga sangat suka dengan keringat yang keluar dari kelenjar keringat di sekitar kepala.

Itulah yang menjadi alasan mengapa nyamuk juga suka terbang berkeliling di atas kepala kita.

Bagian tubuh tersebut biasanya mengalami kelembapan karena keringat yang tertahan oleh rambut.

Jika kamu tidak ingin mendengar dengungan nyamuk di sekitar telingga segeralah keramas dan bersih-bersih, ya.

2. Terpikat Hawa Panas dari Tubuh

Telinga menjadi satu dari bagian tubuh yang memiliki suhu hampir sama dengan suhu tubuh inti.

Bahkan ketika kita sedang tertidur, tubuh akan otomatis mengontrol suhu agar kita tidak kedinginan ketika malam hari.

Apalagi hawa panas tubuh yang dikeluarkan dari telinga jauh lebih konstan dan lebih mudah mengundang nyamuk untuk datang mendekat. Itulah yang menjadi alasan mengapa nyamuk tertarik dengan hawa panas yang ditimbulkan oleh tubuh.

 

3. Tertarik Bau Karbondioksida

Inilah yang menjadi alasan mengapa nyamuk sangat suka sekali berkeliaran di sekitar kepala, wajah, dan telingga kita. Ternyata disebabkan oleh bau karbondioksida. Ketika bernapas kita akan menyerap oksigen dan kemudian mengeluarkan karbondioksida. Dikutip dari grid.id, orang dewasa biasanya lebih banyak menghembuskan karbondioksida dibandingkan dengan anak-anak. Maka, tidak heran jika orang dewasa lebih mudah digigit nyamuk.