PLN Akan Periksa Instalasi Listrik Pasar Tradisional Kota Medan, Guna Mencegah Kebakaran

0
240
WARTASIBER.COM : Dewan Perwakilan Derah (DPD) Republik Indonesia (RI) mengadakan Diskusi Pencegahan Kebakaran bersama pihak PLN Wilsu, Dinas Pemadam Kebakaran, PD Pasar dan Persatuan Pedagang Pasar Tradisional Sumatera Utara (P3TSU), Jaserindo, PT GKKS dan sejumlah pedagang, Kamis (6/9) di Kantor DPD RI Wilayah Sumut di Jalan Gajahmada Medan. Hal ini dilakukan untuk memgurangi jumlah kebakaran di pasar tradisional Kota Medan.
Menurut Parlindungan Purba SH MH yang merupakan Anggota DPD RI , pertemuan ini dilakukan untuk mengurangi keresahan para pedagang pasar tradisional Kota Medan akibat seringnya kebakaran karena konsleting arus listrik.
“Jadi saat ini kita tidak melihat kejadian yang lalu, tetapi bagaimana ke depan agar tidak lagi terjadi kebakaran pasar tradisional akibat arus listrik. Dalam rapat ini kita sudah sepakat bahwa pada tanggal 13 September sampai 13 Oktober 2018 akan dilakukan pemeriksaan instalasi listrik di 28 pasar tradisional yang dikelola PD Pasar, sehingga dengan demikian kita bisa memahami apa yang terjadi dan akan dapat diperbaiki,” ujarnya.
Dalam pertemuan itu Parlindungan yang ditunjuk sebagai Ketua Tim Evaluasi Jaringan Listrik Pasar Tradisional siap untuk melakukan pemeriksaan seluruh instalasi listrik di pasar tradisional di Kota Medan.
Dia juga meminta PD Pasar agar mengadakan pelatihan memadamkan api dengan menggunakan racun api kepada para petugas jaga malam dan sekurity di 52 pasar tradisional di Kota Medan.  Kepala Dinas P2K Kota Medan Drs Marihot Tampubolon mengharapkan agar seluruh pasar tradisional di Kota Medan juga agar menyediakan racun api di setiap pasar.
PLN Wilayah Sumut Budiono mengatakan, sangat mendukung, penertiban jaringan listrik di pasar-pasar tradisional, sehingga pedagang dapat menggunakan listrik dengan benar. “Kita semua senang, bila semua peralatan listrik di pasar tradisional standard SLI, karena itu kita cek, kita turun bersama-sama melihat kondisinya, rilnya seperti apa, baru kita lakukan perbaikan,” ujarnya.
Dilansir melalui : http://hariansib.co